About Me

My photo
To know me is to love me...

my ninjas

my ninjas

Wednesday, 9 March 2016

Gerhana Suria


Gerhana Di Hati

Fenomena Gerhana Matahari Separa hari ini dapat dilihat di seluruh Malaysia bermula seawal jam 8 pagi. Kebanyakkan sekolah dan pejabat kerajaan mengadakan solat Gerhana Matahari secara berjemaah. 

Istilah gerhana sering dikaitkan dengan sesuatu yang sakit dan tidak sempurna. Aku teringat lirik sebuah lagu zaman 80an yang dulunya sering aku dengar dan sering juga jadi pilihan nyanyian ketika "berkaraoke" bersama rakan (suatu ketika dahulu). Antara bait kata dalam lagu itu, Suatu ketika dahulu aku pernah jatuh cinta namun kini aku hanya jatuh tersungkur, tiada apa yang bisa dilakukan lagi kerana Gerhana Penuh di Hatiku...

Gerhana jika telah melanda jiwa maka tidak ada apa yang dapat dilakukan lagi untuk mengembalikan keadaan sedia kala. Oleh yang demikian janganlah sakiti hati kerana hati yang telah sakit sukar disembuhkan lagi.

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya:

“Ketahuilah bahawa pada jasad terdapat segumpal darah, apabila elok nescaya eloklah seluruh jasad dan apabila rosak, maka rosaklah seluruh jasad. Ketahuilah bahawa itulah hati.”

Kalaulah begitu, hati merupakan tempat cahaya keyakinan dan keimanan. Sebagaimana iman boleh bertapak dalam hati, begitu juga kekerasan dan kekufuran juga boleh bertapak dalam hati. Apa yang pasti hati tidak pernah berdusta. Namun hati kadang-kala tidak dapat memaksa mulut bicara tentangnya. 


TANDA-TANDA HATI YANG MATI

  • “Tarkush sholah” Berani meninggalkan Solat Fardhu,
  •  “Adzdzanbu bil farhi” Tenang tanpa merasa berdosa padahal melakukan dosa besar.
  • “Karhul Qur’an” Tidak mahu membaca bahkan menjauihi Al Qur’an,
  • “Hubbul ma’asyi” Terus menerus melakukan maksiat,
  • “Asikhru” Sibuknya dan lalai, buruk sangka, merasa dirinya lebih suci,
  • “Ghodbul ulamai” Sangat benci dengan nasihat baik & alim ulama,
  • “Qolbul hajari” Tidak ada rasa takut akan peringatan kematian, dan alam akhirat
  • “Himmatuhul bathni” Gilanya pada dunia tanpa peduli halal haram yang penting kaya,
  • “Anaaniyyun” sama sekali masa bodoh dengan keadaan orang lain, saudara bahkan keluarganya sekalipun menderita,
  • “Al intiqoom” Pendendam hebat,
  • “Albukhlu” sangat pelit,
  • “Ghodhbaanun” cepat marah karena keangkuhan dan dengki.



Total Eclipse of The Heart (Boney Tyler)

Turn around...
Kembalilah...
Every now and then I get a little bit lonely, And you're never coming round
Terkadang aku merasa sepi, dan kau tak pernah kembali
Turn around...
Kembalilah.
Every now and then I get a little bit tired, of listening to the sound of my tears
Terkadang aku merasa lelah, mendengarkan suara air mataku.

Turn around...
Kembalilah
Every now and then I get a little bit nervous, that the best of all the years have gone by
Seringkali aku merasa gelisah, bahawa saat-saat terindah telah berlalu...
Turn around...
Kembalilah
Every now and then I get a little bit terrified, and then I see the look in your eyes
Terkadang aku merasa takut, lalu kulihat pandangan matamu.

Turn around, bright eyes
Kembalilah, mata yang bercahaya
Every now and then I fall apart
Terkadang aku jatuh tersungkur
Turn around, bright eyes
Kembalilah, mata yang bercahaya
Every now and then I fall apart
Terkadang aku tersungkur
And I need you now tonight
Dan malam ini aku memerlukan dirimu
And I need you more than ever
Dan aku memerlukanmu lebih dari segalanya
And if you only hold me tight
Dan Andai kau memelukku erat
We'll be holding on forever
Kita kan saling bersatu selamanya
And we'll only be making it right
Dan kita hanya melakukan yang sebaiknya
'Cause we'll never be wrong...
Kerana kita tidak pernah bersalah
Together we can take it to the end of the line
Bersama kita boleh melaluinya hingga ujung jalan
Your love is like a shadow on me all of the time 
Cintamu ibarat bayangan yang meneduhiku setiap waktu
I don't know what to do and
Aku tak tahu apa yang harus kulakukan
I'm always in the dark
Aku selalu dalam kegelapan
We're living in a powder keg
Kita hidup idalam tong mercun
And giving off sparks
Dan keluarkan percikan api
I really need you tonight
Aku benar-benar memerlukanmu malam ini
Forever's gonna start tonight
Yang selamanya akan dimulai malam ini
Forever's gonna start tonight
Yang selamanya akan dimulai malam ini

Once upon a time I was falling in love
Suatu ketika dulu, aku jatuh cinta
But now I'm only falling apart
Tapi kini aku hanya jatuh tersungkur
There's nothing I can do
Tiada yang dapat kulakukan
total eclipse of the heart
Gerhana penuh di hatiku

Once upon a time there was light in my life
Suatu ketika dulu, ada cahaya dalam hidupku
But now there's only love in the dark
Tapi kini hanya ada cinta dalam kegelapan
Nothing I can do
Tiada yang dapat kulakukan
total eclipse of the heart
Gerhana penuh di hatiku

Turn around...
Kembalilah
Every now and then I get a little bit breathless, and I dream of something wild
Terkadang hatiku berdebar-debar, dan aku bermimpi tentang sesuatu yang liar...
Turn around...
Kembalilah...
Every now and then I get a little bit helpless, and I'm lying like a child in your arms
Terkadang aku merasa tak berdaya, dan aku berbaring seperti anak kecil dalam dakapanmu...
Turn around...
Kembalilah...
Every now and then I get a little bit angry, and I know I've got to get out and cry
Terkadang aku merasa marah, dan kini aku harus keluarkan semuanya dan menangis

Turn around...
Kembalilah...
Every now and then I get a little bit terrified,
Terkadang aku merasa takut
And then I see the look in your eyes...
Dan lalu kulihat pandangan matamu...
Turn around, bright eyes
Kembalilah, mata yang bercahaya
Every now and then I fall apart
Terkadang aku jatuh tersungkur




Kembalilah wahai hati yang tenang. 
Kembalilah wahai hati yang terang.





Tuesday, 8 March 2016

Pencarian HAZIQ





Entry kali ini khas untuk buah hatiku Wan Amirul Haziq yang sangat dicintai. Sejak kelahiranmu hidup kita sentiasa bersinar. Meskipun saat kita sedang mendaki gunung yang tinggi. Meskipun saat kita menempuhi ranjau berduri. Namun dalam pencarian dan ranjau sepanjang jalan, kau memberikan sinar kepada setiap harapan.

Ingin ibu sampaikan kisah sebuah PENCARIAN.


Suatu ketika dan di suatu daerah, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang resah. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia dan sangat berduka. Dia datang bertemu Pak Tua kerana ingin mencari kebahagiaan. Hidupnya selama ini diraakan tidak bahagia. Segalanya penuh kepahitan.

Tanpa mengharapkan apa-apa, anak muda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya. Selesai meluahkan segalanya. Pak Tua mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Cubalah minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu.

“Masin! Masin sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah ke samping.
Pak Tua itu, sedikit tersenyum, lalu mengajak tamunya ini, berjalan di tepi telaga di dalam hutan berhampiran tempat tinggalnya. Mereka berjalan beriringan, dan akhirnya sampailah mereka di tepi telaga yang tenang.
Pak Tua, lalu menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sebatang kayu, mengaduk-aduk riak air, mengusik ketenangan telaga itu.

“Cuba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu selesai mereguk air itu, ceritalah bagaimana rasanya?”.

“Segar.”, sahut tamunya.

“Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi.

“Tidak”, Si Anak Muda.

Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk bahu Si Anak Muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di sisi telaga itu.

“Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah ibarat segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa masin itu adalah sama, dan memang akan tetap sama kerana jumlah garamnya sama.

“Tapi, kemasinan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Sama seperti kepahitan yang kita termia dalam hidup. Jumlah kepahitan itu mungkin sama juga dengan yang diterima oleh orang lain. Kepahitan hidup itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasihat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”

Keduanya lalu berjalan pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Pencarian kebahagiaan dalam hidup tidak akan berakhir jika kita tidak menghadapi kepahitan dengan berlapang dada. Pencarian makna hidup bergantung kepada pendirian yang kita sandarkan pada hati. Jangan kita goyah dan ragu kerana keraguan itu akan menghilangkan makna yang telah kita genggam.

Haziq, pada setiap kepayahan yang kau rasa sebenarnya ada nikmat yang akan kau temui jika kau menghadapi kepayahan itu dengan redha. Setiap kali kau persoalkan kenapa dan mengapa... semakin kau akan kehilangan jawapannya. Ibu juga turut sedih tika kau mula persoalkan setiap perbezaan yang kau terima.  Percayalah... dalam hidup ini semuanya tidak setara jika kita membanding beza. Tetapi jika kita bersyukur kita akan temui nikmat yang setara pada setiap perbezaan.

Janganlah kau pandang pinggan orang lain tatkala engkau berhadapan dengan  rezeki dalam pingganmu. Nikmatilah rezeki yang engkau peroleh... belum tentu apa yang ada dalam pinggan orang dapat memenuhi seleramu dan dapat mengenyangkanmu. Ibu sayang kamu sama seperti Ibu sayang adik-adikmu. Merekalah yang akan menjadi penemanmu sepanjang hayatmu... kongsikanlah cintamu pada Hafiq dan Hariq. Lapangkanlah dadamu menerima segalanya yang ditentukan Allah. Ibu yakin, kamu akan menjadi anak yang soleh, suami yang baik, pemimpin yang saksama kerana kau adalah Puteraku yang Bijaksana.



Mencari makna yang hilang....


Hidup ini ada ketikanya memberi kita suatu rasa seolah kita hilang sebuah makna. Mencari makna dalam hidup kadang kala lebih sulit dari menjalani kehidupan. Justeru kita akur bahawa hidup ini adalah PENCARIAN. 

Saat kita lahir dan sedar kita miliki akal berfikir, kita mula mencari sesuatu dalam hidup. Saat itu kita bertanya apakan tujuan hidup.?Apakah Makna Hidup? Mencari makna hidup adalah ibarat mencari satu titik muktahir bagi penentu jalan seterusnya. Ibarat berada di persimpangan yang mempunyai banyak haluan. Rujukan yang benar dalam mencari titik ini adalah Al Quran. 

Ajaibnya Al Quran. Kita tidak bisa mengubah walau sepotong ayatnya tetapi Al Quran boleh mengubah seluruh hidup kita.

Dalam Pencarian Makna Hidup... suatu detik kita akan redha dan mendapat kebenaran bahawa; "Hidup kita di dunia menjadi penentu hidup kita di akhirat".

HIDUP ADALAH IBADAH

Kita hanyalah hambaNya. "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahku".


HIDUP ADALAH UJIAN

"Allah yang menjadikan hidup dan mati supaya Dia menguji kamu. Siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun" . ~Al Mulk


HIDUP INI SEMENTARA

"Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal. ~ Al Mukmin



"There are no coincidences in life. What person that wandered in and out of your life was there for someone purpose, even if they caused you harm. Sometimes, it doesn't make sense the short periods of time we get with people or the outcomes from their choices. However, if you turn it over to God, he promises that you will see the big picture in the hereafter. Nothing is too small to be a mistake"
Shannon L. Alder

"Life is problems. Living is solving problems"
Raymond E. Feist, Silverthorn


YAKINLAH BAHAWA MAKNA YANG TELAH KAU GENGGAM TIDAK AKAN PERNAH HILANG... DIA ADA DALAM HATIMU.  HILANG MUNGKIN KERANA BAYANGAN KERAGUANMU. CARILAH DI CELAH-CELAHNYA...