Subuh 9 Mei 2002
Disubuh yang hening itu
Menanti aku dalam kesakitan
Merintih
Keluh kesah
Peluh dingin
Tak keruan
"Siapa yang akan menyambutnya?"
Keluhanku bertalu disetiap kali aku didatangi rasa.
"Nah! Sini.. aku yang menyambutnya..."
Suara yang sangat meresahkanku
Merimaskanku
Sedari tadi mengganggu konsentrasiku
Menghalang keyakinanku
Mana mungkin kau menyambutnya
Engkau tidak pernah disisiku
Dari jauh suaramu kedengaran keras
Malah kau marah-marah bila aku bertanya itu dan ini
"Siapa yang akan menyambutnya?" Soalku kesekian kali.
sakitnya semakin parah
Tidak ada siapa di sisi
Aku sendiri di atas katil itu
Aku sendiri menghayati kesakitan ini
Sedang rasanya sudah kian hampir
Katilku basah
Tubuhku dingin
Sakitku tidak berhenti
"Jangan bimbang puan saya akan menyambutnya"
Sebaik suara lembut penuh keyakinan itu berbisik di telingaku
Segenap ruang itu dipenuhi semangatku
Sebentar dengan kekuatan itu
Suara tangisan yang kunanti juga kedengaran
Suara yang membunuh kesakitanku
Selamat lahir anakku Hafiq
Lahirmu disambut azan subuh itu membuat hatiku berbunga.
Menanti aku dalam kesakitan
Merintih
Keluh kesah
Peluh dingin
Tak keruan
"Siapa yang akan menyambutnya?"
Keluhanku bertalu disetiap kali aku didatangi rasa.
"Nah! Sini.. aku yang menyambutnya..."
Suara yang sangat meresahkanku
Merimaskanku
Sedari tadi mengganggu konsentrasiku
Menghalang keyakinanku
Mana mungkin kau menyambutnya
Engkau tidak pernah disisiku
Dari jauh suaramu kedengaran keras
Malah kau marah-marah bila aku bertanya itu dan ini
"Siapa yang akan menyambutnya?" Soalku kesekian kali.
sakitnya semakin parah
Tidak ada siapa di sisi
Aku sendiri di atas katil itu
Aku sendiri menghayati kesakitan ini
Sedang rasanya sudah kian hampir
Katilku basah
Tubuhku dingin
Sakitku tidak berhenti
"Jangan bimbang puan saya akan menyambutnya"
Sebaik suara lembut penuh keyakinan itu berbisik di telingaku
Segenap ruang itu dipenuhi semangatku
Sebentar dengan kekuatan itu
Suara tangisan yang kunanti juga kedengaran
Suara yang membunuh kesakitanku
Selamat lahir anakku Hafiq
Lahirmu disambut azan subuh itu membuat hatiku berbunga.
